Friday, May 30, 2014

KBB#40: Shepherd's Pie

Rada lega juga pas baca surcin tantangannya bikin shepherd's pie, pertama karena emang ga pernah bikin. Sebelumnya yang pernah bikin model pastel tutup dengan isian ayam. Yang bikin lega berikutnya karena tugasnya masak dan ga butuh waktu terlalu lama...siip. Tapi teteeup, pengerjaannya semingguan sebelum deadline dan bikin laporan pas last minutes, maafkeun saya ya bu host mbak Widya dan mbak Ambar:)
 
Pada tantangan KBB kali ini, untuk mashed potatonya saya bikin satu resep tetapi untuk filling-nya hanya setengah resep karena memang kurang suka ama daging domba apalagi dicincang. Filling dibikin sesuai dengan bahan yang ada di rumah. Alhamdulillah anak-anak lumayan suka, apalagi mashed potatonya... nyuuss. Berikutnya jadi penasaran bikin gravy seperti yang di rumah makan fast food itu karena tiap ke sana pesanan anak-anak selalu mashed potato & gravy. Klo ga nyobain resep KBB ini ga tergerak juga buat mashed potato sendiri, padahal ga ribet... Makasiiih KBB:)
 
 

Shepherd's Pie
Sumber:
The Cooking Book  - DK
Bahan:
750 gr    daging domba, cincang/potong kecil
2 sdm    minyak
1 bh       bawang bombay besar, potong
1 siung  bawang putih, geprek
2 bh       wortel, potong dadu
90 ml     dry red wine (vivi: ga pake)
2 sdm    tepung terigu
250 ml   kaldu domba
1 sdm    Worcestershire sauce
2 sdm    flat-leaf parsley, potong
1 sdm    rosemary, potong
garam
black pepper, freshly ground
Bahan mashed potato & leek:
900 gr    floury potato, mis: King Edward, kupas
2 bh       leek ukuran besar, belah dua, iris
60 gr      butter
150 mL  susu, hangatkan
 
Cara:
1. Membuat mashed potato & leek:
Potong kentang, masukkan ke panci. Isi air hingga terendam, didihkan. Didihkan selama 12 menit, masukkan leek, masak kembali selama 5 menit atau hingga kentang matang, tiriskan.
2. Hancurkan/lembutkan kentang dan leek. Masak kembali dengan api kecil. Masukkan butter dan susu, beri garam dan black pepper. Panaskan oven hingga 200oC.
3. Membuat filling:
Jika menggunakan daging cincang, tumis dengan api sedang-panas selama 5 menit hingga agak kecoklatan. Buang lemak yang meleleh, sisihkan daging.
4. Menggunakan wajan yang sama, panaskan minyak, tumis bawang bombay dan bawang putih selama 3-5 menit atau hingga lunak, kemudian tambahkan wortel. Masukkan daging yang ditumis atau daging potong. Aduk rata.
5. Tambahkan wine, naikkan panas  dan masak selama 2-3 menit. Masukkan tepung jika wine sudah menguap. Masukkan kaldu, Worcestershire sauce, parsley, rosemary, garam, black pepper. Masak hingga mendidih, kecilkan api dan masak selama 5 menit.
6. Pindahkan filling ke pinggan tahan panas (ovenproof dish) dan tutupi dengan mashed potato. Letakkan pinggan di loyang, panggang selama 30 menit.


Saturday, May 24, 2014

Kering Tempe Kacang


Dari pertama coba resep ini udah cocok dan sejak itu setiap bikin kering tempe tak berpaling ke resep yang lain. Pemakaian air untuk melarutkan gula sedikit aja dan pastikan gulanya sudah menjadi karamel sebelum memasukkan tempe, kacang dll. 
Untuk resep ini aku lebih suka ga pake kentang cuman tempe dan kacang. Mantep sebagai pelengkap nasi kuning, gurih, manis, sedikit pedas:)


Kering Tempe Kacang
Sumber: Primarasa Indonesia - Nasi Istimewa

BAHAN :
200 g kentang
minyak untuk menggoreng
400 g tempe
8 buah bawang merah
6 siung bawang putih
5 buah cabai merah besar
1 cm lengkuas, memarkan
1 batang serai, memarkan
2 lembar daun salam
1 sdm gula merah, sisir halus
4 sdm gula pasir
1 sdm asam jawa, larutkan dengan 3 sdm air
1 sdt garam
100 ml air
1 buah kaldu blok
100 g kacang tanah goreng
 

CARA MEMBUAT:
1. Kupas kentang, cuci bersih, belah masing masing menjadi 2, iris tipis.
Panaskan minyak goreng dalam wajan, goreng kentang iris hingga kekuningan dan kering,
angkat, tiriskan, sisihkan
2. Iris tempe ukuran x 1 x 2 cm. Iris tipis bawang merah dan bawang putih.
Buang biji cabai merah, iris tipis serong.
3. Panaskan minyak goreng dalam wajan, goreng tempe , bawang merah, dan bawang putih,
serta cabai masing-masing secara terpisah sampai matang dan kering, sisihkan.
4. Panaskan kembali 2 sdm minyak goreng, masukkan lengkuas, serai, daun salam,
gula merah, gula pasir, air asam, garam, air, dan kaldu blok. Masak di atas api kecil sambil
terus diaduk sampai mengental dan berambut.
5. Masukkan tempe, kacang tanah, kentang goreng, bawang dan cabai merah yang
sudah digoreng. Aduk sampai tercampur rata, angkat.
Setelah dingin, simpan dalam wadah yang tertutup.

Sunday, April 27, 2014

Sambel goreng krecek kacang tolo

Sudah lama ga posting di blog, ala alanya diet ngurangi kegiatan baking yang bikin ngemil tapi ujung2nya cemilan ga hanya bisa didapat di dapur, tapi bisa di spm, acara kumpul2 esdebre esdebre. Update blog pake foto lama, itu pun difoto karena bahan-bahannya musti bawa dari tanah air yang meliputi *haiyyah* kacang tholo dan krecek, persediaannya terbatas, bisa dikategorikan momen langka. Jadi sekalinya bikin musti diabadikan walau tetep dengan properti minimalis saja. 

Sambel Goreng Krecek Kacang Tolo
Sumber: Sajian Sedap

Bahan-bahan/bumbu-bumbu:
100 gram kacang tolo, direndam 2 jam, direbus sampai empuk
100 gram krecek
2 lembar daun salam
1 batang serai, dimemarkan
2 cm lengkuas, dimemarkan
6 buah cabai rawit merah
6 buah cabai rawit hijau
1 3/4 sendok teh garam
2 sendok teh gula merah
1.250 ml santan dari 3/4 butir kelapa
1 sendok teh air asam jawa dari 1 sendok teh asam jawa dilarutkan dalam 1 sendok makan air panas
2 sendok makan minyak untuk menumis

Bumbu Halus:
8 butir bawang merah
3 siung bawang putih
3 buah cabai merah besar
2 buah cabai merah keriting


Cara membuat :

  1. Panaskan minyak. Tumis bumbu halus, daun salam, serai, dan lengkuas sampai harum. Tambahkan cabai rawit merah dan hijau. Aduk sampai layu.
  2. Masukkan kacang tolo, krecek, garam dan gula merah. Aduk rata.
  3. Tuang santan. Aduk rata. Masak sambil sesekali diaduk  sampai kental. Menjelang diangkat, tambahkan air asam. Aduk rata.

Saturday, March 15, 2014

KBB # 39 Made in Indonesia - Lapis Legit Prune



 
Setelah absen di 2 tantangan KBB sebelumnya, ginger bread house dan baguette, kali ini begitu baca surcin tantangannya adalah bikin lapgit langsung mata berbinar-binar. Mata aja sih yang berbinar-binar, tapi ngumpulin mood bakingnya butuh waktu. 
Pas kebetulan di rumah punya stock blue bxxd (jarang2 punya soale), pas bentar lagi ada arisan (makannya rame2.... kolestrol cyiiin!!), pas suami beli kurma salah beli prune, pas juga punya waktu nguplek di dapur langsung aja eksekusi lapis legit. 
Selama ini udah cocok banget ama resep ini. Tapi karena sumber tantangan KBB kali ini dari primarasa tetep excited mencobanya, apalagi pake prune. Untuk resep ini aku pake loyang 20x20cm, menurutku sih udah pas. Cuman klo pingin cakenya lebih tinggi memang baiknya sesuai resep 18x18cm. Lama pengocokan, aku ga selama di resep, masing2 kukurangi 5 menit dari waktu di resep. Untuk waktu memanggangnya tiap lapisnya sekitar 7 menitan. Dan tiap lapisnya aku beri adonan sekitar 3 sdm, pas lapisan-lapisan akhir karena buru2 aku beri 4 sdm. Dan setelah semua lapisan selesai kupanggang lagi selama 10 menit, di resep instruksinya 15 menit). 
Hasil jadinya enak, moist, cuman menurutku supaya lebih legit kurang manis dikiit. Klo ditambah gula dikiit pasti makin mantap. Makasih KBB udah menambah perbendaharaan resep lapis legit:) Untuk berikutnya yang masih penasaran adalah lapis legit dengan cream cheese.
KBB # 39 Made in Indonesia

Lapis Legit Prune

Sumber: Binder Primarasa



Bahan:

margarin/mentega untuk olesan

200 gr   mentega

200 gr   margarin

2 sdm   susu kental manis

27         kuning telur

2           putih telur

200 gr    gula kastor

20 gr     emulsifier (TBM), optional

½ sdt    vanili bubuk

60 gr     tepung terigu, ayak dengan

25 gr     maizena



Taburan:

200 gr    manisan buah prune, buang bijinya, belah dua.



Cara:

1. Olesi dasar loyang ukuran 18x18x5 cm dengan margarin, alasi kertas roti, olesi margarin.

2. Kocok mentega, margarin, susu kental manis dengan mixer hingga putih dan lembut (± 15 menit).

3. Dalam mangkuk lain, kocok kuning dan putih telur, gula, emulsifier, vanili hingga putih dan kental (± 20 menit).

4. Masukkan campuran mentega sedikit demi sedikit ke dalam telur kocok, aduk rata dengan mixer. Tambahkan tepung terigu sedikit demi sedikit, aduk dengan spatula hingga rata.

5. Lapisan I: Panaskan oven dengan api bawah sampai mencapai suhu 180oC. Tuang 1 sendok sayur (± 50 mL) adonan ke dalam loyang, ratakan dengan punggung sendok makan/spatula.

6. Masukkan ke dalam oven, taruh di rak paling bawah. Panggang kue sampai kecoklatan (± 3 menit), keluarkan dari oven, olesi permukaannya dengan margarin/mentega, tekan-tekan dengan alat pemadat supaya rata dan padat.

7. Lapisan II: Tetap menggunakan api bawah, tuang 2 sdm (± 25 mL) adonan, ratakan, panggang kembali sampai kecoklatan (± 3 menit), olesi margarin/mentega, tekan-tekan.

8. Lapisan III dan seterusnya: Ulangi step 7 sebanyak 4x.

Matikan api bawah, nyalakan api atas. Pakai api kecil saja. Teruskan melapis sampai sisa adonan habis. Setiap selesai memanggang tekan kue supaya rata dan padat, baru tuangi adonan.

Setiap selesai mengerjakan 3 lapisan, susun potongan prune di atasnya. Sisakan 4-5 potong prune untuk hiasan bagian atas kue.

Setelah adonan habis, matikan api atas, nyalakan kembali api bawah pada suhu 180oC. Pindahkan kue ke rak tengah, teruskan memanggang selama ± 15 menit, agar setiap lapisan kue masak. Keluarkan dari oven, dinginkan. Potong-potong sesuai selera.



Sunday, December 22, 2013

Coffee bun & cinnamon rolls

Lagi punya tepung komachi sedikit bawaan dari mudik, pengen bikin roti dengan hasil yang lebih memuaskan dari biasanya yang memakai all purpose flour. Ternyata memang beda, pake tepung ini hasilnya lebih lembut. Sebelumnya untuk resep roti, cukup puas pake resep soft bread ncc atau resep dasar roti pak Sahak. Kali ini pengen nyobain resep dari blog mbak Hesti yang water roux. Biasanya bikin pake tepung 500gr, dibagi 2. Setengahnya masuk freezer. Setengah adonan tsb sebagian jadi roti boy/coffee bun, sebagian dibikin cinnamon rolls. Jadinya lumayan banyak bisa buat 2 hari, padahal klo beli di sini sebuah roti kopi ini harganya 11dhs (30rb an). Hasilnya ga sebagus beli sih, cuman cukup.... maksudnya cukup ngirit dan puas:)

Adonan Dasar Roti:


Bahan A:
250 – 270 gram tepung protein tinggi

70 gr tepung protein sedang
20 gr susu bubuk full cream 
40 gr gula pasir

5 gr garam
26 gr unsalted butter, suhu ruang
Bahan B:  
100 gr adonan water roux (dari 25 gr tepung terigu protein tinggi + 125 ml air, masak diaduk sampai kental dan mencapai suhu 60der lalu dinginkan, ambil 100gr untuk adonan)
25 gr kuning telur (2 butir)

Bahan C: 
115 gr air hangat
8 gr ragi instan

Bahan Topping :
Sumber: majalah Sedap

75 gram unsalted butter
100 g tepung gula
2 sdm kopi instan
1 butir telur
75 gram tepung terigu protein rendah
20 gram susu bubuk
1/2 sdt essence coffenoir

Cara :
1. Campur bahan C, biarkan sampai berbusa sekitar 10 menit 
2.  Campur bahan A kecuali garam dan butter, aduk rata, masukkan kuning telur dan adonan water roux.   Kocok sampai kalis, tambahkan garam dan butter,  kocok sampai kalis elastis. Fermentasikan sampai mengembang 2x lipat
3. Kempiskan adonan, buat timbang @ 60 gram, pipihkan, isi dengan butter, bulatkan kembali. Diamkan 45 menit, atau sampe mengembang 2 kali.

4. Topping : Kocok mentega, tepung gula, dan kopi instant sampai lembut, masukkan telur, kocok merata. Masukkan tepung terigu dan susu bubuk dengan cara di
ayak. Terakhir masukkan essence coffenoir, kocok hingga rata.

5. Semprotkan adonan topping ke atas adonan roti dengan plastik segitiga
6. Panggang dengan suhu 160 derajat celcius selama kurleb 20 menit.
Untuk cinnamon rolls, adonan diolesin butter, ditaburi brown sugar dan cinnamon powder, kemudian digulung. Dioven setelah matang panas-panas disiram dengan campuran butter leleh yg diaduk dengan gula halus dan sedikit susu cair.

Thursday, December 12, 2013

Buntil Daun Singkong


Sayur ini salah satu yang kuburu saat mudik selain bothok, gado-gado, rujak cingur..... haiyaah daftarnya kok panjang amat *itu pun baru sayur*. Saat kemarin ada temen di sini yang nawarin daun singkong seger langsung kepikiran pingin bikin buntil. Percaya ama ilmunya mbah gugel, pas gugling langsung ketemu resep sajian sedap. Alhamdulillah beberapa kali coba resep masakan indonesia dari sajian sedap langsung cocok, jadi langsung eksekusi. Kebetulan ada sedikit tahu dan teri nasi sisa bawaan mudik. Seikat besar daun singkong bisa jadi 10 buntil ukuran sedang (bukan besar). Untuk takaran aku gak begitu ngikutin resep, disesuaikan ama persediaan di rumah. Fotonya juga langsung di atas kompor, lagi ga mood mo ngeluarin perlengkapan food photo. 
Buat aku yang masih pemula agak ribet bikin buntil tapi puas. Walau tanpa lauk yang lain, bisa makan siang dengan buntil dan nasi anget itu sungguh suatu nikmat yang luar biasa:)

Buntil Daun Singkong
Sumber: sajian sedap

Bahan:
250 gram daun singkong, rebus sebentar

Bahan Isi:
1 buah tahu putih (200 gram), dipotong kotak
100 gram rebon
300 gram kelapa parut kasar

Bumbu Halus:
4 siung bawang putih
6 butir bawang merah
1 sendok teh ketumbar
6 buah cabai merah keriting
1 cm lengkuas
1 batang serai, memarkan
1 cm jahe
1 lembar daun jeruk, buang tulangnya
2 cm kencur
1 1/2 sendok teh garam
1 3/4 sendok teh gula pasir

Bahan Kuah:
1.000 ml santan dari 1 butir kelapa
6 buah cabai rawit merah utuh
6 buah cabai rawit hijau utuh
2 lembar daun salam
2 batang serai, dimemarkan
6 buah cabai merah keriting, dihaluskan
2 buah cabai merah besar, dihaluskan
5 butir bawang merah, dihaluskan
1 sendok teh garam
1/2 sendok teh gula pasir


Cara membuat:

  1. Isi: aduk rebon, kelapa parut, dan bumbu halus. Masukkan tahu putih. Aduk rata.
  2. Ambil daun singkong. Sendokkan isi.
  3. Lipat kanan dan kirinya. Bungkus bentuk kotak. Ikat dengan benang kasur.
  4. Kukus 30 menit di atas api sedang sampai matang.
  5. Kuah : rebus bahan kuah sambil diaduk sampai mendidih dan harum. Masukkan bungkusan daun singkong. Masak sampai matang dan meresap.
Untuk 10 porsi

Wednesday, November 20, 2013

Marmer Cake


Cake marmer buatku, atau mungkin buat banyak orang, adalah cake jadul favorit. Saat kecilku, cake ini sering ada di kotak oleh-oleh ibu sepulang arisan, atau pengajian. Cake marmer juga yang paling sering dibikin ibu untuk cemilan di rumah. Tapi untuk nanya resep cake marmer ke ibu rada susah karena lebih banyak main gelas blimbing atau feeling.
Agak lama bisa ketemu resep cake marmer yang cocok, kadang pas blog walking liat resep cake marmer enak tapi telurnya banyak atau menteganya yang banyak. Pengennya yang enak tapi ga kebanyakan telur dan mentega. Selain ga mau rugi juga mengurangi konsumsi kolestelor *dilarangprotes* :))
Sempet nyobain resep cake marmer yang lain tapi setelah nyoba resep di Alaishaa's kitchen langsung sreg dan sejauh ini belum berpaling ke lain resep. Memang untuk sponge cake rada tricky dibanding tipe butter cake, walau sering bikin dan sukses, pernah juga sekali (atau 2x??) bantat. Karena buru-buru, menteganya belum tercampur rata udah aku tuang ke loyang. 
Untuk harum dan kelembutannya, aku lebih suka pake butter dibanding margarin. Ini relatif, karena ga sedikit juga yang suka dengan kekhasan rasa dari pemakaian margarin. 
Makasih Alaishaa's kitchen untuk sharing resep marmer cakenya.

Marmer Cake 
Sumber: Alaishaa's kitchen

Bahan :  
6 Butir Telur = 300 gr   
90 gr Tepung Terigu 
45 gr Tepung Maizena 
1 sdm Rhum Pasta (vi: ga pake)
150 gr Mentega Cair 
150 gr Gula Pasir 
35 gr Susu Bubuk 
1 sdt Coklat Bubuk 
1 sdm Coklat Pasta 
1 sdm SP

Cara Membuatnya :
  1. Campur semua bahan jadi satu kecuali mentega cair.
  2. Kocok hingga agak mengental +/- 10 menit
  3. Tuang mentega cair aduk rata
  4. Siapkan loyang tulban ukuran 26, olesi loyang dengan mentega dan taburi tepung
  5. Ambil sedikit adonan campur dengan coklat bubuk dan coklat pasta
  6. Tuang adonan putih sebagian, lalu tuang lg adonan coklat, ulangi sekali lagi
  7. Panggang dengan temp.180 selama 35 menit.
  8. Keluarkan dari oven, potong-potong setelah dingin
  9. Dan sajikan

Tuesday, October 29, 2013

Bolu Kukus Ketan Hitam

Di sini ketan hitam termasuk barang langka. Klo ga bawa dari Indonesia kayaknya susah untuk dapetin tepung ketan hitam. Di Qatar beras ketan hitamnya masih bisa kita temui di toko Indonesia. Jadi masih bisa bikin tepung sendiri. 
Karena langka tersebut makanya klo punya tepung ketan jadinya dieman-eman. Bikin cake yang pemakaian tepung ketan hitamnya ga begitu banyak jadi sebungkus bisa dibikin beberapa loyang chiffon ketan hitam. Ohya, jangan lupa sebelum memakai tepung ini ada baiknya diayak dulu, karena tepung ketan ini ga setahan tepung terigu. DIbanding brownies ketan hitam aku lebih suka versi ini karena bahannya lebih simple (tanpa coklat masak), tapi menurutku hasilnya hampir mirip. 


Bolu Kukus Ketan Hitam
Sumber: cake fever 
Bahan:
250 gram tepung ketan hitam
200 gram gula pasir
200 gram minyak goreng
6 butir telur
1/2 sdt garam
1/2 sdt vanili
2 sdm susu kental manis


Cara:
Kocok telur dan gula dengan mikser hingga mengembang dan kental. Masukkan garam dan vanili, kocok rata. Masukkan susu kental manis, kocok rata.

Masukkan tepung ketan hitam dengan cara diayak ke dalam kocokan telur, aduk rata dengan menggunakan spatula besar.
Lalu masukkan minyak goreng, perlahan. Aduk balik sampai rata dengan spatula. Pastikan minyak sudah tercampur rata, kalau belum rata nanti kuenya bisa bantat. Kalau susah mencampurnya, masukkan sedikit adonan telur ke minyak dan aduk rata, lalu baru minyak yang sudah dicampur itu dimasukkan perlahan ke adonan telurnya.
Masukkan adonan ke dalam loyang, kukus dengan api sedang selama 20 menit. Jangan pakai api besar supaya permukaan kue tidak bergelombang.
Setelah matang, angkat, dinginkan, keluarkan dari loyang. Potong-potong

Tuesday, July 30, 2013

KBB #35: Basic White

Tantangan KBB kali ini kubikin sehari sebelum mudik. Jadi rada ga konsen ngerjainnya karena disambi packing, beberes, siapin buka puasa. Untungnya pr kali ini ga gitu ribet, dan sebelumnya PR KBB ada yang mirip ini jadi udah ada gambaran. Bahannya simple, putih telur dan gula, tinggal kocok bentar dan masukin oven yang lamaa. Siapin topping dan jepret:) Sebenarnya ada 2 pilihan resep untuk KBB kali ini, yaitu classic pavlova dan meringue roulade, dan aku pun memilih yang ga ribet aja *cariamandotkom.* Untuk topping, buah yang aku pake strawberry, cherry ama kiwi.

Review: bikin 3/4 resep, hasil jadinya lingkaran dengan diameter 18 cm. Tekstur yang didapet pas, yaitu crispy diluar, lembut di luar. Mungkin karena buah yang kupakai manis, jadi walau gulanya udah kukurangi 20% menurutku hasil akhirnya masih terlalu manis. Bukan favorit tapi termasuk resep yang worth to try:)


Berdasarkan wikipedia:
Pavlova is a meringue-based dessert named after the Russian ballet dancer Anna Pavlova. The dessert is believed to have been created in honour of the dancer either during or after one of her tours to Australia and New Zealand in the 1920s. The nationality of its creator has been a source of argument between the two nations for many years, but formal research indicates New Zealand as the source
The dessert is a popular dish and an important part of the national cuisine of both countries, and with its simple recipe, is frequently served during celebratory and holiday meals. It is a dessert most identified with the summer time, but is eaten all year round in many Australian and New Zealand homes.

Classic Berry Pavlova
Sumber: ABC Delicious: Sweets
4 butir putih telur dalam suhu ruangan
250 gram gula caster
2 sendok teh tepung maizena
1 sendok teh cuka anggur putih (vi: diganti air lemon)
½ sendok teh ekstrak vanilla
2 x 125 gram raspberry
125 gram blueberry
250 gram strawberry, buang kelopaknya, iris
300 mililiter krim kental
5 sendok makan gula icing

Panaskan oven suhu 150C. Alasi loyang dengan baking paper dan gambar lingkar 22cm.

Kocok putih telur dengan sejumput garam menggunakan mixer elektrik hingga pucuk tumpul. Masukkan gula sedikit demi sedikit sambil terus dikocok, hingga adonan mengkilat dan stiff. Masukkan tepung maizena, cuka dan vanilla, aduk rata.

Gunakan sendok besar (atau spatula), tumpuk adonan meringue ke atas gambar lingkar di atas baking paper, lalu buatlah semacam lekukan di tengah adonan meringue menggunakan punggung sendok.

Masukkan dalam oven dan segera turunkan suhu oven ke 100C. Panggang selama 2 ½ jam hingga kulit pavlova mengering. Biarkan di dalam oven hingga pav dingin.

Masukkan satu bagian dari raspberry ke dalam blender dengan 3 sendok makan gula icing, proses sampai lembut. Saring dan buang bijinya.

Kocok krim dengan sisa gula icing hingga pucuk tumpul. Isi bagian tengah pavlova dengan krim kocok dan tabur dengan buah-buahan berry. Sendokkan saus raspberry ke atas susunan buah-buahan, hidangkan segera.


Sunday, June 30, 2013

Caterpillar Bread

Ini dibuat pas lagi demen bikin roti dan itu udah lama. Klo lagi rajin kadang seminggu 2 kali bikin rerotian. Coffee buns, cinnamon rolls, roti isi atau roti manis lainnya. Sampe anak-anak mblenger baru berhenti bikin. Bagian menyenangkan saat bikin roti adalah ngliat roti bisa mengembang dengan nyempluknya dan makan roti homemade hangat-hangat saat barusan keluar dari oven. Hadeuh mekar deeeh..... badan
Untuk resepnya biasanya pake resep dasar ini, hasilnya lembut, cuman karena kuning telur disini warnanya kuning banget makanya kadang pake resep pak Sahak dengan telur yang lebih sedikit. Bikin setengah resep dibawah, untuk @ukuran 60 gr bisa jadi kurang lebih 18 buah roti. Untuk buat roti caterpillar, step by stepnya bisa lihat di blog mbak Ricke di sini.


Resep dasar roti
Resep: Bp. Sahak Pribadi  


Bahan A:
750 gr Tepung terigu Cakra Kembar
250 gr Tepung terigu Segitiga
160 gr Gula pasir
50 gr Susu Bubuk
5 gr Bread Improver (aku tidak pakai)
21 gr Ragi Instan  


Bahan B:
3 btr Kuning Telur
1 btr Telur antero
440 gr Air es  


Bahan C:
150 gr Mentega
15 gr Garam   


Cara Membuat:
1. Campur Bahan A, aduk rata
2. Masukkan Bahan B secara bergantian sambil diaduk rata

3. Masukkan Bahan C secara bergantian dan diaduk rata sampai kalis
4. Bulatkan adonan dan diamkan selama 20 menit hingga mengembang 2 kali lipat. Jangan lupa ditutup plastik/kain lembab 

5. Kempiskan adonan. Uleni sebentar kemudian timbang adonan, masing-masing 60gr Lalu bulatkan dan istirahatkan lagi ± 15 menit
6. Gilas adonan memanjang dengan rolling pin dan letakkan satu buah sosis di atas adonan yang sudah digilas. Lipat adonan sampai menutupi sosis. Pastikan tertutup rapat. Kerat-kerat dan posisikan keratan tadi ke kanan dan ke kiri berseling-seling. Letakkan di loyang, beri jarak, tutup dengan plastik wrap.

7. Istirahatkan lagi adonan selama 90 menit;
8. Poles dengan kuning telur kocok + susu, beri saus tomat, mayonaise, oregano, keju mozarella/cheddar.
9. Panggang dalam oven yang telah dipanaskan sebelumnya dengan suhu 160ºC selama 20 menit atau sampai matang. Panas-panas olesi butter.  




Cake Pisang Praktis

Cake ini cocok dibuat saat lagi males rempong nyuci perabotan masak, tapi pengen makan enak. Bikinnya cepet tinggal mixer jadi satu, tuang ke loyang, dan masukin oven. 40 menitan jadi deh. Begitu mateng, berpotong-potong cake lembut yang masih anget ini lhap lhep aja ama si kecil juga mboke. Karena itu pertama bikin langsung aja kufoto, daripada musti bikin lagi dan bikin makan banyak lagi, membahayakan timbangan euy. Makdarit fotonya bener-bener seadanya. Lagi ga mood bongkar pasang prop foto. 
Ternyata teteub, masih sering bikin cake ini karena cakenya yang lembut, bikinnya yang praktis, memanfaatkan sisa pisang yang kematengan dan karena banyak peminatnya di rumah. Thanks for sharing mbak Diah Didi:)


Cake Pisang Praktis
Sumber: blog mbak Diah Didi

Bahan: 
150 gr pisang yang sudah sangat matang (kurleb 2 buah) lumatkan
200 gr tepung terigu
160 gr gula pasir
3 butir telur
120 ml minyak goreng
1/2 sdt emulsifier
1/2 sdt baking powder
1/2 sdt soda kue
1/2 sdt garam

Cara membuat:
Panaskan oven dengan suhu 170der C.
Siapkan loyang tulban, olesi mentega dan taburi tepung terigu.
Masukkan semua bahan di mangkuk, kocok dengan mixer sampai mengental dan mengembang. Tuang dalam loyang dan oven selama 35-45 menit tergantung oven masing-masing.

Thursday, May 30, 2013

KBB #34: Made in Indonesia - Bika Ambon

Dengan semangat Hari Kebangkitan Nasional tantangan KBB kali ini adalah kue tradisional. Serem serem nikmat pas baca surtjin KBB#34 ini. Gimana ga serem, bikin bika ambon udah terkenal agak tricky. Aku sendiri sebelum tantangan ini kurleb 3 kali bikin belum dapet hasil yang memuaskan. Kadang klo dingin keras, pernah tak berserat, tak mengembang atau bantat. Jadi begitu tantangan kbb kali ini adalah bika ambon, ada harapan menuntaskan rasa penasaranku.
Baca resepnya lumayan, bahan mudah ditemui di sini. Walau air kelapa kalengan, mudah2an bisa, tepung tapioka juga adanya thailand punya. Gak punya pandan jadi skip pandan. Santan aku pake yang segar dari parutan kelapa. Walau banyak cucian piring, tak apalah, demi cintaku padamu kuliner indonesia...*ciyee ciyee*.
Setelah aku baca-baca penjelasan mbak Rachmah di milis, ternyata untuk pemanggangan bika ambon ini seharusnya memakai api bawah. Pantesan.... ketahuan kenapa sebelum ada tantangan ini bika ambonku selalu gagal. Klo aku manggang di atas kompor hasil kuenya bisa bersarang, tapi klo aku panggang di oven sarangnya ga muncul. Itu karena oven yang kupakai adalah kompor listrik dengan panas yang merata, bukan hanya dari bawah.  Hehe, aku pikir dulu ga bersarang karena musti pake tuak.
 
Untuk peer ini aku sempet bikin 2 kali @setengah resep. Percobaan pertama aku pake loyang muffin (hasil jadi 10) di atas cast iron grill pan, pake adegan dikeplok-keplok dulu alhamdulillah berserat, bawahnya ga (begitu) gosong.
Percobaan kedua aku pake loyang loaf, tanpa adegan keplok2 cukup dikeplokin mixer, syukur jadi juga. Sayangnya bawahnya gosong, tapi bisa dibuang. Saat itu loyang ga kulapisi kertas roti jadi lumayan susah ngluarin dari loyangnya. Yang aku masih penasaran bagaimana jadinya klo pake air biasa aja dan pake santen bubuk yang dicairkan, apakah hasilnya bisa tetep bagus (PR ku selanjutnya).
Secara keseluruhan, cocok sekali dengan resep ini. Terima kasih KBB dan mbak Rachmah, resepnya mantep banget. Hasil akhirnya enak, lembut, walau udah dingin juga masih lembut. Sukses selalu KBB dan maju selalu untuk kuliner Indonesiaa!! .... cinta cinta cinta Indonesia:)


KBB#34: Made in Indonesia

BIKA AMBON
by Rachmah Setyawati

Bahan Biang :
50 gr Tepung Terigu
20 gr Ragi
25 gr Gula Pasir
3 gr Garam Halus
100 ml Air Kelapa

Bahan lainnya :
250 gr Tepung Tapioka/Kanji
12 butir kuning telur
4 butir putih telur
275 gr Gula Pasir

Bahan Cair :
500 ml Santan mentah kental (dari 2 butir kelapa utuh)
2 gr Garam halus
3 btg Serai
8 lbr daun jeruk (buang tulang daunnya)
2 lbr daun pandan


Cara membuat :
1. Aduk bahan biang. Taruh dlm baskom ragi instant, tepung terigu, lalu gula pasir dan garam halus. Tuangi air kelapa, uleni /aduk dengan tangan hingga merata, lalu tutup baskom dengan lap/plastik wrap, diamkan hingga 30-45 menit. Biarkan hingga adonan biang mengembang.
2. Sambil menunggu adonan biang mengembang, masak santan kental beserta garam halus, serai, daun jeruk dan daun pandan , hingga panas saja (tidak sampai mendidih). Sisihkan , biarkan dingin suhu ruang.
3. Kocok semua telur dan gula pasir hingga mengental. Kemudian ambil adonan biang, campurkan dengan tepung tapioka/kanji, aduk menggunakan tangan merata. Lalu tambahkan adonan telur kental tadi ke dalamnya sedikit demi sedikit sambil terus diaduk tangan. Gerakkan telapak tangan naik turun saat mengaduknya (dikeplok-keplok), hingga tercampur merata semua adonan. Kemudian masukkan santan kental yang sudah disaring terlebih dahulu. Aduk rata kembali menggunakan tangan,dgn cara yg sama dikeplok-keplok hingga adonan tercampur rata dengan tekstur yg halus (sekitar hampir 20menit), kemudian diamkan adonan ini hingga 3 jam (tutup atas dgn lap/plastic wrap).
4. Setelah 3 jam, olesi tipis2 seluruh permukaan loyang dgn minyak goreng. Alasi permukaan dasar loyang dgn kertas roti dan poles lagi minyak goreng.
5. Panaskan oven dengan panas sedang (sekitar 160 derajat celcius) - api bawah saja. Letakkan sejenak loyang tadi sekitar 15 menit di dalam oven, kemudian keluarkan dan tuang adonan ke dalam loyang.

 6. Masukkan loyang berisi adonan ke dalam oven, panggang di rak paling bawah, buka sedikit pintu oven , hanya hingga adonan bika ambon dlm loyang sudah terlihat berlubang2 permukaan atasnya (pertanda sudah mulai terbentuk serat pd adonan bika ambon, baru kemudian tutup pintu oven , lanjutkan pemanggangan hingga matang sempurna, sekitar 40-50menit.  Lakukan tes tusuk untuk lebih menyakinkan apakah kue sdh matang sempurna.
Setelah matang, matikan api bawah oven,
Lalu nyalakan api atas, panggang sejenak/hingga permukaan bika ambon terlihat lebih kecoklatan.
7. Matikan api oven, keluarkan bika ambon, diamkan di suhu ruang hingga dingin, baru kemudian gunakan pisau kecil tajam, untuk membantu mengeluarkan bika ambon dari loyangnya.

Keterangan : untuk loyang kotak ukuran 20X20X7/10cm




Apa pun hasilnya, lulus euuy....

Wednesday, January 30, 2013

KBB#32: Rockin' Rolls

Untuk tantangan KBB ke 32 ini aku ngerjainnya baru di tanggal 29, ya 3 hari sebelum deadline. Baca surtjinnya aja dah mabok kok kayaknya panjaaaang. Tapi namanya juga tantangan, tetep harus ditaklukkan. Dan satu lagi, komitmen *uhuuy.* Hehee.... padahal klo lagi absen, kemana tuh yang namanya menaklukan tantangan dan komitmennya? *ngomong di depan kaca* Tapi bener lho, klo ga karena kbb kayaknya ga bakalan posting JRC, klo pun bikin... ga sampe nyangkut di blog.

Pas bikin udah deg2an aja, JRC ini bakalan jadi ga ya motifnya, bakalan pecah ga ya, dll. Ternyata klo udah bikin sih, ga seribet baca resepnya. Buatku kendala bikin JRC adalah, motif dan menggulungnya. Karena baru pertama bikin jadi motifnya standard banget. Kayaknya klo bikin berikutnya mending nunggu cakenya dingin, olesi cream (aku pake whipped cream), baru gulung. Kemarin itu karena buru-buru mau pergi, cakenya aku gulung. Pulangnya baru diisi... nah ini agak sulit karena kalo dibuka paksa, cakenya bisa pecah. Jadi aku isi secukupnya. Satu resep di bawah ini jadi 2 gulung, dengan loyang 18 dan 20. Catatan tambahanku, mending ambil adonan untuk motif secukupnya aja. Punyaku kemarin kebanyakan jadi ga terpakai. Dan untuk waktu pemanggangan kemarin ku-set 15 menit ternyata udah matang.
Lega tantangan sudah ditaklukkan walau belum maksimal. Kalo selama ini aku hanya kagum dengan jrc yang bertaburan di dunia maya, seneng akhirnya bisa ikutan mencoba. Alhamdulillah karena bermotif, anak-anak seneng banget. Jadi pas moto pun dah ditungguin. Segulung ludes dalam itungan menit:)
Japanese Roll Cake (JRC)
Resep adaptasi JUNKO Book
Modifikasi : Rachmah Setyawati
---------------------------------------------
Bahan-bahan :
Adonan I
4 butir kuning telur
40 gr gula pasir
40 cc minyak goreng
60 cc air
80 gr tepung terigu

Adonan untuk membuat motif :
60 gr putih telur
15 gr gula pasir
10 gr tepung maizena

Adonan II
160-175 gr putih telur
sedikit garam halus (0,5 gr)

50 gr gula pasir
1 sdt air jeruk nipis

15 gr tepung maizena
 
1 sdm  Pasta Blueberry /pewarna ungu tua

Filling :Fresh Cream dingin, non dairy, kocok hingga soft peak. Siap digunakan sebagai filling.

Cara Membuat :
1. Buat bahan adonan I , kocok kuning telur dan gula pasir hingga mengembang kental. Sambil terus dikocok speed sedang, tambahkan minyak goreng hingga habis, kocok terus hingga merata, lalu mulai tambahkan air sedikit demi sedikit sambil tetap dikocok speed sedang.
2. Setelah merata, sekarang masukkan ke dalamnya tepung terigu, sambil tetap dikocok speed sedang, kocok hingga merata dan kental. Sisihkan.
3. Sekarang buat adonan untuk MOTIF dulu. Kocok putih telur dan sebagian gula pasir hingga mengembang, tambahkan sedikit lagi hingga habis sisa gula pasirnya, sambil tetap dikocok speed sedang, kocok hingga mulai soft peak.Lalu masukkan tepung maizena ke dalamnya, kocok sebentar hingga tercampur merata kental/soft peak, jangan sampai hardpeak. Matikan mixer.
4. Ambil sebagian adonan I, kira2 5-6sdm , lalu masukkan ke dalam adonan bahan untuk membuat motif tadi, aduk ringan merata. Bagi menjadi 2 bagian. Bagian adonan MOTIF PERTAMA bagi lagi menjadi 3 , beri masing2 warna kuning muda, pink muda dan pink agak tua.
5. Siapkan 2 bh loyang ukuran 20X20X5cm . Siapkan kertas motif yang akan kita buat acuan, letakkan pd dasar loyang, lalu poles kertas ini dgn sedikit mentega di beberapa tempat. Setelahnya baru tutup kertas motif ini dengan kertas roti, selanjutnya tdk perlu dipoles, langsung bisa kita mulai membuat adonan motifnya. Ambil adonan motif warna pink muda tuangkan rapi pd motif love  dua atau tiga buah, baru kemudian ambil warna pink agak tua , tuangkan rapi pd motif love yg masih kosong.Begitu juga dgn motif bentuk polkadot besar dan kecilnya, warna bisa kita sesuaikan selera saja, bergantian antara pink muda, kuning muda dan pink agak tua.
6. Setelah tertuang rapi motifnya, Segera masukkan ke dlm freezer hingga adonan motif beku. Baru bisa ditimpa dengan adonan utama.
7. Untuk loyang kedua, terserah kita hendak berkreasi dengan motif apa saja, gunakan Bagian adonan MOTIF KEDUA, beri warna sesuai keinginan, bebas berkreasi. Lakukan step motif sama dgn sebelumnya.
8. Sambil menunggu adonan motif beku, buatlah adonan ke II (adonan utama)
Buat adonan II ; Kocok putih telur + sebagian gula pasir hingga mengembang, tambahkan sisa gula pasir, kocok lagi sebentar , lalu tambahkan air jeruk nipis, kocok speed sedang hingga soft peak. Kemudian tambahkan tepung maizena ke dalamnya.Kocok hingga merata dan kental/soft peak.
Gabungkan kedua adonan I & II.
Ambil sebagian adonan putih telur (adonan II), masukkan ke dlm adonan I, aduk ringan merata. Baru setelahnya tambahkan sisa semua adonan II, aduk ringan merata.
Bagi rata menjadi 2 bagian , yang pertama beri pasta blueberry/pewarna ungu, aduk rata , keluarkan loyang berisi adonan motif dari freezer, tuang adonan pasta blueberry ini di atas motif love tadi. Ratakan ringan saja bagian permukaan atasnya. Siap dioven.

Sementara adonan kedua, gunakan untuk menimpa adonan motif yg kita buat sesuai selera kita tadi, di loyang kedua.

Panaskan oven hingga panas cukup tinggi, sekitar 165-175 derajat Celcius, setelah selesai dituang semua adonan, segera masukkan oven , panggang selama kurang lebih 20-25 menit / hingga matang.
Setelah matang, keluarkan cake dari loyang, lepas kertas roti hati=hati, biarkan hingga dingin/uap panas hilang.

Saat cake sudah dingin. Poles bagian permukaan atas cake (bagian yg kecoklatan) dengan bahan filling agak tebal , lalu gulung rapi , bungkus rapat dgn kertas roti penggulungnya. Simpan sejenak di freezer hingga set/keras. Setelahnya barulah dapat dipotong2 dengan rapi dan cantik, siap dipacking/disajikan.