Thursday, May 31, 2012

KBB#29: Eccles Cake


eccles cake
Tantangan KBB yang ke 29 ini buat aku bisa mencetak rekor terlama dalam pengerjaannya *lebay euyy.* Untuk bikin seperempat resep Eccles cake diperlukan waktu 6 hari ...hehe. Kebetulan emang pas minggu-minggu ini lagi hectic banget, sampe nyaris drop klo badan ga diistirahatkan. 
Tantangan kali ini adalah sejenis pastry yang berasal dari sebuah kota di Inggris. Kue ini pertama kali tahun 1793 oleh toko James Birch, yang terletak di jalan Vicarage di kota Eccles. Kue dengan bentuk bundar pipih, dan berisi kismis ini menjadi kue yang sangat laku dikala itu dan kemudian dikenal dengan nama "Eccles Cake" sesuai dengan nama kota tempatnya berasal.
Maju mundur sebenarnya pas awal mau ngerjain, secara lagi pengen diet *hohoho* dan stop baking dulu. Tapi flakiness dari bakpia bule ini seolah-olah memanggilku untuk menaklukannya. Tentu saja itu alasan kedua setelah komitmen *jiaaaah.*
Untuk bikin tantangan ini baca resepnya aja rasanya lamaaa dan panjaaang, itu juga masih dilanjut browsing2 untuk memperjelas cara pembuatannya. Puyeng-puyeng akhirnya untuk pastrynya aku bikin sama ama cara dari tantangan KBB sebelumnya disini. Resepnya sih tetep pake pastry eccles cake. Untuk laminating butternya pun aku pake model amplop cuman karena kamera yang mau kupake entah dimana jadi tidak ada fotonya. 
Langsung saja hyuuuk mareee.....

eccles cakes

Eccles Cakes
Makes about 50 smallish cakes

Filling:
6 tablespoons unsalted butter
1 cinnamon stick
1 teaspoon ground nutmeg
1/2 teaspoon ground cloves
Peel: from 2 lemons peel from 2 oranges, 2 cups dried currants, 1/2 cup golden raisins
2 tablespoons brandy (kuganti jus lemon)
1/4 cup fresh-squeezed lemon juice

Melt the butter in a small saucepan over medium heat. Add the spices and peel and fry until they are fragrant in the butter. Add the fruit, apple and lemon juice. Simmer for ten or fifteen minutes, stirring occasionally. Let cool, then put in the fridge overnight to let the flavors really meld.
Puff Pastry
1 pound (4 sticks) unsalted butter
4 cups AP flour
1 teaspoon salt
Between 1 and 1/2 cups ice water 
Take three of the sticks of butter and slice them in half lengthwise and then again widthwise. Arrange them into a rectangle on a large piece of wax paper. Put another piece of wax paper on top and roll them the butter out into a 9x12-inch rectangle between the sheets of waxed paper. Chill for at least four hours. Put the four cups of flour into a food processor. Cut up the remaining stick of butter and add it, bit by bit, to the flour and pulse into dusty crumbs. Dump the butter-flour crumbs into a big bowl and add ice water gradually, stirring, just until the dough comes together. Knead for a couple minutes until smooth. Wrap and refrigerate four hours or overnight. 
Roll the dough out into a 1/4-inch-thick rectangle and place the butter rectangle on top. Fold the corners of the dough over the butter and roll out to its previous size. Fold the sides of the dough up to the middle, like folding a piece of paper into thirds, then fold it again in half — like closing a book. You're working the butter into the dough in finer and finer layers; the butter if it stays cold will puff the pastry up in delicious and spectacular ways when you're finished. Wrap this parcel well and put back in the fridge for at least an hour or two. Take the dough out and roll the parcel out into the rectangle again, then repeat the folding process. This is working the butter into the pastry in finer and finer layers. Continue this process - rolling out, then folding. These are called turns. Do at least four turns - six or more is even better.
It's very simple: the longer you let the dough rest and chill between turns, and the more turns you do, the lighter and flakier your pastry will be. I did five turns over the course of about 8 hours, and mine was fine - but if I was doing some other kind of pastry I would definitely let it sit overnight at least once. 

Assembly 1 egg, beaten Coarse sugar Heat the oven to 375°F. Line a baking sheet with parchment paper. Take a third of the the puff pastry dough from the fridge. It should be very cold and firm, but not hard. Roll it out to a thickness of about 1/8-inch. Cut small circles - I used a biscuit cutter that gave me four-inch circles. You could do larger, but I wanted a lot of individual pastries.
Put a small dollop of filling (about 1 teaspoon) in the center of each dough circle. Fold in half, like a potsticker dumpling, and seal the edges with your fingers. Now bring the two pointy edges up and fold them in the center, on the curved seam. Flatten out the little pouch with your fingers, and roll it into a small circle - just thin enough that the filling shows through the dough a little. Try not to let it leak out, though. Make two or three
shallow slashes in the top of the finished round cake. Brush with beaten egg, and sprinkle with sugar. Bake for about 20 minutes, or until golden brown and puffy.
eccles


Wednesday, March 28, 2012

Lapis Legit

Sekali bikin lapis legit, jadi ketagihan untuk bikin lagi dan lagi. Klo nggak inget kolesterol dan teman-temannya yang tidak bersahabat dengan tubuh, menyenangkan sekali untuk bikin dan menikmati lapgit ini. Si adek klo makan lapgit ini bisa abis berpotong-potong, udah gitu kadang masih sambil diolesin keju oles. Duh... ga boleh sering-sering bikin nih:)
Sebelumnya di sini dengan resep Ny. Liem, agak kurang puas karena kurang moist dikit jadi mencoba resep Yasaboga. Dan untuk kali ini puaaas.... memang resep Yasaboga sangat bisa diandalkan.

Lapis Legit
Sumber: Kue-Kue Indonesia Yasaboga

300 gr mentega
200 gr margarin
3 sdm susu kental manis
350 gr gula halus
30 kuning telur
½ sdt vanili

Ayak:
1 sdm bumbu spekuk (vivi: ga pake)
100 gr tepung terigu

Cara:
Kocok mentega dan margarin sampai lembut dan warna lebih muda, campurkan susu kental, aduk rata, sisihkan.
Kocok kuning telur, gula halus dan vanili sampai kental dan naik. Masukkan sebagian demi sebagian adonan mentega sambil diaduk rata (vivi: dikocok speed rendah), campurankan tepung terigu, aduk rata dengan spatula. Pasang oven 160 derajat C.
Siapkan loyang ukuran 22x22cm, alasi dengan kertas yang diolesi mentega dan ditaburi tepung. Tuang 3 sdm adonan, ratakan, panggang sampai kecolatan. Keluarkan dari oven, ratakan permukaannya dengan punggung sendok supaya padat. Tuang lagi kurleb 3 sdm adonan di atasnya, panggang hingga kecoklatan dan matang.
Begitu seterusnya sampai adonan habis. Panggang dengan api atas dan kecil saja. Angkat setelah matang, dinginkan.

Poffertjes


Ngiler tiap kali liat postingan tentang takoyaki, pas ke daiso beberapa bulan yang lalu nemu cetakan takoyaki langsung kegirangan. Takoyaki bisa segera dicoba pikirku, ternyata oh ternyata bahan-bahan takoyaki agak susah diperoleh, demikian juga kehalalannya kadang masih agak meragukan.
Ya sudah cetakannya masih bisa diberdayakan untuk buat poffertjes. Hasil blog walking, must-try recipe untuk poffertjes ini adalah resep poffertjes mbak Emma Isti, beberapa yang udah mencoba umumnya puas. Dan emang beneran hasilnya lembut. Karena poffertjes ini disajikan dengan taburan gula halus, maka manisnya ga dominan. Poffertjes-ku bentuknya belum bulat bener, maklum pertama kali bikin *juaranya ngeles.* Supaya bentuknya bulat, saat lapisan luarnya mengering, dengan tusuk sate geser sedikit poffertjesnya dan isi adonan lagi dan tutup dengan bagian yang udah agak mengering. Hehhee.... mbingungin ya bahasanya.... yah begitulah kira-kira:))

Poffertjes
by: Mbak Emma Isti

Bahan:
200 gr terigu
40 gr gula
250 ml susu uht
2 butir telur, kocok lepas hingga berbuih
1 sdt ragi instant
1/2 sdt garam
60 butter, lelehkan

Cara membuat:
1. Campur tepung, ragi, gula dan garam, aduk rata kemudian buat lubang ditengah-tengah.
2. Tuang susu sedikit demi sedikit ke dalam campuran bahan kering, aduk sampai halus & tidak bergerindil.
3. Masukkan kocokan telur yg sudah dikocok sampai berbuih ke dalam campuran tepung, aduk rata kemudian diamkan kira-kira 20-30 menitan.
4. Sesaat sebelum dibakar, tambahkan mentega leleh, aduk rata.
5. Panaskan cetakan poffertjes (saya kemarin pake cetakan takoyaki) yg telah dioles tipis dengan butter, tuang adonan biarkan matang kemudian balik untuk mematangkan sisi yang lainnya.
6. Angkat bila kedua sisinya sudah matang & hidangkan sesuai selera.

Monday, March 26, 2012

Kue Mangkuk

Hari ini lagi semangat di dapur. Karena semalam dah ngiler liat-liat foto tahu campur, malam itu juga bikin lontong biar paginya tinggal bisa segera menikmati tahu campur. Baru inget paginya klo tahu campur tuh ga pake lontong hehee. Setelah tahu campur beres, mumpung punya cakwe bikinin anak-anak bubur ayam. Jadi makan siang bisa dibayangkan berapa porsi yang disantap....hmm bener-bener balas dendam. Untungnya ga pake nambah daging hasche, uji coba resep bunda Esther.
Pas buka kulkas inget klo punya tape nasi, bikinan beberapa hari yang lalu. Rencananya emang mo dibikin kue mangkuk, tapi maju mundur karena baca resepnya panjang amir. Setelah dibaca satu-satu akhirnya maju aja lah lanjut bikin kue mangkuk. Ternyata ga serumit yang dibayangkan. Aku pikir adonannya musti ditepok-tepok lama dulu, ternyata diaduk bentar juga udah licin. Untuk resep, udah naksir punya mbak Fitri beberapa tahun yang lalu saat masih suka main di multiply, jadi udah ga pake browsing cari-cari lagi. Hasil kukusan pertama........ kuciwa karena kuenya ga mekar. Trus setengah putus asa istirahat dulu sambil browsing ngebandingin dengan resep lainnya. Hasil baca-baca ternyata untuk kue mangkok ini cucingnya TIDAK PERLU diolesi minyak. Untung masih ada sisa adonan cukup untuk satu kukusan (aku bikin setengah resep) dan hasilnya voilaa...... merekah dengan manisnya. Kuenya pun lembut, yeaaaah puasss.


Kue Mangkuk
Sumber: blog mbak Fitri

Ingredients:
- 250 g tape nasi
- 200 g gula pasir
- 100 g tepung terigu
- 150 ml air
- 75 g gula pasir
- 200 g tepung beras
- 200 ml air dingin
- 150 ml air soda
- 1 sdt baking powder
- 1-2 tetes pewarna ijo


Directions:
- Blender tape nasi dengan 200 g gula pasir hingga halus. Sisihkan.
- Campur tepung beras dengan air dingin. Uleni sebentar. Sisihkan.
- Masak air dengan 75 g gula pasir hingga mendidih dan gula larut. Tuang air gula sedikit demi sedikit kedalam wadah berisi tepung terigu sambil diaduk hingga licin. Sisihkan.
- Campur adonan tape dengan adonan tepung beras. Uleni hingga licin.
- Tuangkan campuran tape kedalam wadah berisi adonan terigu, uleni kembali hingga licin.
- Masukkan baking powder, aduk hingga rata.
- Tuangkan air soda sedikit demi sedikit hingga menjadi adonan yang encer. Tambahkan pewarna ijo, aduk rata lalu saring.
- Panaskan cetakan kue mangkok TANPA diolesi minyak kedalam dandang yang airnya sudah mendidih dan beruap banyak.
- Setelah cetakan panas, tuangkan adonan hingga hampir penuh. Kukus selama 20 menit hingga matang. Angkat dan dinginkan.
- Setelah dingin benar, kue mangkok akan lebih mudah dikeluarkan dari cetakan.

Sunday, March 18, 2012

Kue Pukis


Gara-gara pernah bikin pukis dan berujung jadi apem, aku jadi setuju ama pendapat ibuku klo pukis tuh enaknya pake kentang, mentega, santan dan kadang ditambahin susu kental manis. Walau mungkin ada yang bilang dengan bahan seperti itu bakalan jadi kue lumpur, tapi gak papa lah. Banyaknya telur yang dipakai dan ada tambahan ragi instant kan tetep pengaruh ke hasil jadinya. Hehee.... jadi sesuai selera aja.
Ibuku biasa bikin kue pukis tapi takarannya pake gelas blimbing jadi kadang ga pede mau niru. Browsing cari resep pukis dengan bahan seperti di atas ketemulah resepnya di sini. Beneran hasilnya lembut. Makasih sharing resepnya mbak Miming ^_^

Pukis
Sumber: mbak Miming

250 gr tepung terigu
2 btr telur
75 gr kentang kukus haluskan
100 gr gula pasir
1 sdt femipan/yeast
75 gr mentega, cairkan
1 sdm minyak goreng
400 ml santan kental sedang hangat
1 sdt garam
Keju, mises, selai, utk taburan

Cara membuat
Kocok telur dan gula, sp gula hancur *tdk perlu sampai mengembang*
Masukkan tepung, sambil diaduk
Tambahkan kentang dan santan bergantian, sambil diaduk rata
Lalu masukkan fermipan, aduk2 adonan
Terakhir masukkan mentega, minyak, dan garam, aduk terus sampai adonan licin dan rata
Diamkan adonan selama 30 menit
Panaskan cetakan pukis dg api kecil, oles sedikit minyak
Bila sdh cukup panas, masukkan adonan. Tutup adonan, tunggu hg permukaannya setengah matang
Beri irisan keju, mises, atau selai. Tutup kembali adonan
Angkat pukis setelah matang

Monday, March 5, 2012

Muffin Coklat

Syukaa ama resep ini ..... simple bikinnya ga pake mixer tinggal aduk, foolproof dan hasilnya moist dan nyoklat. Bisa jadi alternatif bekel sekolah anak:)

muffin coklat

Muffin Coklat
sumber : tabloid SAJI

bahan :
200 gr tepung terigu
25 gr coklat bubuk
1 sdm baking powder
150 ml susu cair; 1 sdt vanili
75 gr coklat masak pekat, lelehkan
100 gr gula pasir
1 butir telur, kocok lepas
50 gr margarin, lelehkan
30 gr keping coklat
10 gr keping coklat untuk taburan

cara membuat :
- ayak semua bahan kering
- di wadah lain aduk menggunakan whisk susu, vanili, coklat leleh, gula, dan telur sampai gula larut. Tambahkan margarin leleh, aduk rata. Masukkan keping coklat, aduk rata.
- tuang campuran susu ke dalam bahan kering sambil diaduk perlahan menggunakan sendok kayu.
- sendokkan ke dalam cetakan muffin, taburkan keping coklat.
- oven dengan suhu 175 derajat C selama 15 menit.

Monday, February 13, 2012

Pancake

Resep pancake ini sebenarnya udah pernah kuposting di sini di tahun 2006 *hehe jadul yak*, tapi kuposting ulang di blog ini. Karena udah cocok ama rasanya dan lumayan bisa jadi obat lapar saat lazy friday. Bikinnya pun ga pake lama. Bahkan pernah penasaran beli pancake mix punya be**y cr**ker, ujung-ujungnya balik ke resep majalah santap ini. Yummy dinikmati bersama es krim, maple sirup, selai coklat atau selai favorit lainnya.

pancake


Pancake
Sumber: Majalah Santap


Ingredients:
Dalam mangkuk campur:
250 ml buttermilk
165 gr tepung terigu serbaguna
2 sdm gula pasir
2 sdt baking powder
1/4 sdt garam

Tambahkan :
2 sdm mentega cair
1 btr telur, kocok lepas


Directions:
- Campurkan bahan2 dlm mangkuk sambil diaduk dng whisk sampai tercampur rata.
- Tuang mentega dan telur kedalam adonan, aduk rata, diamkan selama 15 menit sebelum dimasak.
- Panaskan wajan teflon kecil, olesi sedikit mentega, tuang adonan kira2 1~2 sendok sayur.
- Biarkan pancake sampai mengeluarkan gelembung2 kecil dan permukaannya kering
- Balik dan masak sampai kecoklatan , angkat.
- Pancake bisa disajikan dengan :
* syrup maple/syrup strawberry / syrup coklat / madu
* Tambahkan potongan buah segar, seperti strawberry, kiwi atau buah kalengan
* Beberapa scoope ice cream
* Ditaburi gula bubuk atau keju parut aja juga oke

pancake

Tips :
- Bila buttermilk sukar diperoleh, coba buat sendiri dengan bahan berikut :
* 250 ml susu cair
* 1/2 sdm vinegar (cuka makan)
diamkan selama 10 menit sampai susu menggumpal
- Jika pancake kurang tebal, tambahkan 1-2 sdm tepung terigu.
- Jika terlalu tebal, tambahkan 1-2 sdm susu/ air.Link