Showing posts with label snack. Show all posts
Showing posts with label snack. Show all posts

Tuesday, October 29, 2013

Bolu Kukus Ketan Hitam

Di sini ketan hitam termasuk barang langka. Klo ga bawa dari Indonesia kayaknya susah untuk dapetin tepung ketan hitam. Di Qatar beras ketan hitamnya masih bisa kita temui di toko Indonesia. Jadi masih bisa bikin tepung sendiri. 
Karena langka tersebut makanya klo punya tepung ketan jadinya dieman-eman. Bikin cake yang pemakaian tepung ketan hitamnya ga begitu banyak jadi sebungkus bisa dibikin beberapa loyang chiffon ketan hitam. Ohya, jangan lupa sebelum memakai tepung ini ada baiknya diayak dulu, karena tepung ketan ini ga setahan tepung terigu. DIbanding brownies ketan hitam aku lebih suka versi ini karena bahannya lebih simple (tanpa coklat masak), tapi menurutku hasilnya hampir mirip. 


Bolu Kukus Ketan Hitam
Sumber: cake fever 
Bahan:
250 gram tepung ketan hitam
200 gram gula pasir
200 gram minyak goreng
6 butir telur
1/2 sdt garam
1/2 sdt vanili
2 sdm susu kental manis


Cara:
Kocok telur dan gula dengan mikser hingga mengembang dan kental. Masukkan garam dan vanili, kocok rata. Masukkan susu kental manis, kocok rata.

Masukkan tepung ketan hitam dengan cara diayak ke dalam kocokan telur, aduk rata dengan menggunakan spatula besar.
Lalu masukkan minyak goreng, perlahan. Aduk balik sampai rata dengan spatula. Pastikan minyak sudah tercampur rata, kalau belum rata nanti kuenya bisa bantat. Kalau susah mencampurnya, masukkan sedikit adonan telur ke minyak dan aduk rata, lalu baru minyak yang sudah dicampur itu dimasukkan perlahan ke adonan telurnya.
Masukkan adonan ke dalam loyang, kukus dengan api sedang selama 20 menit. Jangan pakai api besar supaya permukaan kue tidak bergelombang.
Setelah matang, angkat, dinginkan, keluarkan dari loyang. Potong-potong

Thursday, May 30, 2013

KBB #34: Made in Indonesia - Bika Ambon

Dengan semangat Hari Kebangkitan Nasional tantangan KBB kali ini adalah kue tradisional. Serem serem nikmat pas baca surtjin KBB#34 ini. Gimana ga serem, bikin bika ambon udah terkenal agak tricky. Aku sendiri sebelum tantangan ini kurleb 3 kali bikin belum dapet hasil yang memuaskan. Kadang klo dingin keras, pernah tak berserat, tak mengembang atau bantat. Jadi begitu tantangan kbb kali ini adalah bika ambon, ada harapan menuntaskan rasa penasaranku.
Baca resepnya lumayan, bahan mudah ditemui di sini. Walau air kelapa kalengan, mudah2an bisa, tepung tapioka juga adanya thailand punya. Gak punya pandan jadi skip pandan. Santan aku pake yang segar dari parutan kelapa. Walau banyak cucian piring, tak apalah, demi cintaku padamu kuliner indonesia...*ciyee ciyee*.
Setelah aku baca-baca penjelasan mbak Rachmah di milis, ternyata untuk pemanggangan bika ambon ini seharusnya memakai api bawah. Pantesan.... ketahuan kenapa sebelum ada tantangan ini bika ambonku selalu gagal. Klo aku manggang di atas kompor hasil kuenya bisa bersarang, tapi klo aku panggang di oven sarangnya ga muncul. Itu karena oven yang kupakai adalah kompor listrik dengan panas yang merata, bukan hanya dari bawah.  Hehe, aku pikir dulu ga bersarang karena musti pake tuak.
 
Untuk peer ini aku sempet bikin 2 kali @setengah resep. Percobaan pertama aku pake loyang muffin (hasil jadi 10) di atas cast iron grill pan, pake adegan dikeplok-keplok dulu alhamdulillah berserat, bawahnya ga (begitu) gosong.
Percobaan kedua aku pake loyang loaf, tanpa adegan keplok2 cukup dikeplokin mixer, syukur jadi juga. Sayangnya bawahnya gosong, tapi bisa dibuang. Saat itu loyang ga kulapisi kertas roti jadi lumayan susah ngluarin dari loyangnya. Yang aku masih penasaran bagaimana jadinya klo pake air biasa aja dan pake santen bubuk yang dicairkan, apakah hasilnya bisa tetep bagus (PR ku selanjutnya).
Secara keseluruhan, cocok sekali dengan resep ini. Terima kasih KBB dan mbak Rachmah, resepnya mantep banget. Hasil akhirnya enak, lembut, walau udah dingin juga masih lembut. Sukses selalu KBB dan maju selalu untuk kuliner Indonesiaa!! .... cinta cinta cinta Indonesia:)


KBB#34: Made in Indonesia

BIKA AMBON
by Rachmah Setyawati

Bahan Biang :
50 gr Tepung Terigu
20 gr Ragi
25 gr Gula Pasir
3 gr Garam Halus
100 ml Air Kelapa

Bahan lainnya :
250 gr Tepung Tapioka/Kanji
12 butir kuning telur
4 butir putih telur
275 gr Gula Pasir

Bahan Cair :
500 ml Santan mentah kental (dari 2 butir kelapa utuh)
2 gr Garam halus
3 btg Serai
8 lbr daun jeruk (buang tulang daunnya)
2 lbr daun pandan


Cara membuat :
1. Aduk bahan biang. Taruh dlm baskom ragi instant, tepung terigu, lalu gula pasir dan garam halus. Tuangi air kelapa, uleni /aduk dengan tangan hingga merata, lalu tutup baskom dengan lap/plastik wrap, diamkan hingga 30-45 menit. Biarkan hingga adonan biang mengembang.
2. Sambil menunggu adonan biang mengembang, masak santan kental beserta garam halus, serai, daun jeruk dan daun pandan , hingga panas saja (tidak sampai mendidih). Sisihkan , biarkan dingin suhu ruang.
3. Kocok semua telur dan gula pasir hingga mengental. Kemudian ambil adonan biang, campurkan dengan tepung tapioka/kanji, aduk menggunakan tangan merata. Lalu tambahkan adonan telur kental tadi ke dalamnya sedikit demi sedikit sambil terus diaduk tangan. Gerakkan telapak tangan naik turun saat mengaduknya (dikeplok-keplok), hingga tercampur merata semua adonan. Kemudian masukkan santan kental yang sudah disaring terlebih dahulu. Aduk rata kembali menggunakan tangan,dgn cara yg sama dikeplok-keplok hingga adonan tercampur rata dengan tekstur yg halus (sekitar hampir 20menit), kemudian diamkan adonan ini hingga 3 jam (tutup atas dgn lap/plastic wrap).
4. Setelah 3 jam, olesi tipis2 seluruh permukaan loyang dgn minyak goreng. Alasi permukaan dasar loyang dgn kertas roti dan poles lagi minyak goreng.
5. Panaskan oven dengan panas sedang (sekitar 160 derajat celcius) - api bawah saja. Letakkan sejenak loyang tadi sekitar 15 menit di dalam oven, kemudian keluarkan dan tuang adonan ke dalam loyang.

 6. Masukkan loyang berisi adonan ke dalam oven, panggang di rak paling bawah, buka sedikit pintu oven , hanya hingga adonan bika ambon dlm loyang sudah terlihat berlubang2 permukaan atasnya (pertanda sudah mulai terbentuk serat pd adonan bika ambon, baru kemudian tutup pintu oven , lanjutkan pemanggangan hingga matang sempurna, sekitar 40-50menit.  Lakukan tes tusuk untuk lebih menyakinkan apakah kue sdh matang sempurna.
Setelah matang, matikan api bawah oven,
Lalu nyalakan api atas, panggang sejenak/hingga permukaan bika ambon terlihat lebih kecoklatan.
7. Matikan api oven, keluarkan bika ambon, diamkan di suhu ruang hingga dingin, baru kemudian gunakan pisau kecil tajam, untuk membantu mengeluarkan bika ambon dari loyangnya.

Keterangan : untuk loyang kotak ukuran 20X20X7/10cm




Apa pun hasilnya, lulus euuy....

Wednesday, March 28, 2012

Poffertjes


Ngiler tiap kali liat postingan tentang takoyaki, pas ke daiso beberapa bulan yang lalu nemu cetakan takoyaki langsung kegirangan. Takoyaki bisa segera dicoba pikirku, ternyata oh ternyata bahan-bahan takoyaki agak susah diperoleh, demikian juga kehalalannya kadang masih agak meragukan.
Ya sudah cetakannya masih bisa diberdayakan untuk buat poffertjes. Hasil blog walking, must-try recipe untuk poffertjes ini adalah resep poffertjes mbak Emma Isti, beberapa yang udah mencoba umumnya puas. Dan emang beneran hasilnya lembut. Karena poffertjes ini disajikan dengan taburan gula halus, maka manisnya ga dominan. Poffertjes-ku bentuknya belum bulat bener, maklum pertama kali bikin *juaranya ngeles.* Supaya bentuknya bulat, saat lapisan luarnya mengering, dengan tusuk sate geser sedikit poffertjesnya dan isi adonan lagi dan tutup dengan bagian yang udah agak mengering. Hehhee.... mbingungin ya bahasanya.... yah begitulah kira-kira:))

Poffertjes
by: Mbak Emma Isti

Bahan:
200 gr terigu
40 gr gula
250 ml susu uht
2 butir telur, kocok lepas hingga berbuih
1 sdt ragi instant
1/2 sdt garam
60 butter, lelehkan

Cara membuat:
1. Campur tepung, ragi, gula dan garam, aduk rata kemudian buat lubang ditengah-tengah.
2. Tuang susu sedikit demi sedikit ke dalam campuran bahan kering, aduk sampai halus & tidak bergerindil.
3. Masukkan kocokan telur yg sudah dikocok sampai berbuih ke dalam campuran tepung, aduk rata kemudian diamkan kira-kira 20-30 menitan.
4. Sesaat sebelum dibakar, tambahkan mentega leleh, aduk rata.
5. Panaskan cetakan poffertjes (saya kemarin pake cetakan takoyaki) yg telah dioles tipis dengan butter, tuang adonan biarkan matang kemudian balik untuk mematangkan sisi yang lainnya.
6. Angkat bila kedua sisinya sudah matang & hidangkan sesuai selera.

Monday, March 26, 2012

Kue Mangkuk

Hari ini lagi semangat di dapur. Karena semalam dah ngiler liat-liat foto tahu campur, malam itu juga bikin lontong biar paginya tinggal bisa segera menikmati tahu campur. Baru inget paginya klo tahu campur tuh ga pake lontong hehee. Setelah tahu campur beres, mumpung punya cakwe bikinin anak-anak bubur ayam. Jadi makan siang bisa dibayangkan berapa porsi yang disantap....hmm bener-bener balas dendam. Untungnya ga pake nambah daging hasche, uji coba resep bunda Esther.
Pas buka kulkas inget klo punya tape nasi, bikinan beberapa hari yang lalu. Rencananya emang mo dibikin kue mangkuk, tapi maju mundur karena baca resepnya panjang amir. Setelah dibaca satu-satu akhirnya maju aja lah lanjut bikin kue mangkuk. Ternyata ga serumit yang dibayangkan. Aku pikir adonannya musti ditepok-tepok lama dulu, ternyata diaduk bentar juga udah licin. Untuk resep, udah naksir punya mbak Fitri beberapa tahun yang lalu saat masih suka main di multiply, jadi udah ga pake browsing cari-cari lagi. Hasil kukusan pertama........ kuciwa karena kuenya ga mekar. Trus setengah putus asa istirahat dulu sambil browsing ngebandingin dengan resep lainnya. Hasil baca-baca ternyata untuk kue mangkok ini cucingnya TIDAK PERLU diolesi minyak. Untung masih ada sisa adonan cukup untuk satu kukusan (aku bikin setengah resep) dan hasilnya voilaa...... merekah dengan manisnya. Kuenya pun lembut, yeaaaah puasss.


Kue Mangkuk
Sumber: blog mbak Fitri

Ingredients:
- 250 g tape nasi
- 200 g gula pasir
- 100 g tepung terigu
- 150 ml air
- 75 g gula pasir
- 200 g tepung beras
- 200 ml air dingin
- 150 ml air soda
- 1 sdt baking powder
- 1-2 tetes pewarna ijo


Directions:
- Blender tape nasi dengan 200 g gula pasir hingga halus. Sisihkan.
- Campur tepung beras dengan air dingin. Uleni sebentar. Sisihkan.
- Masak air dengan 75 g gula pasir hingga mendidih dan gula larut. Tuang air gula sedikit demi sedikit kedalam wadah berisi tepung terigu sambil diaduk hingga licin. Sisihkan.
- Campur adonan tape dengan adonan tepung beras. Uleni hingga licin.
- Tuangkan campuran tape kedalam wadah berisi adonan terigu, uleni kembali hingga licin.
- Masukkan baking powder, aduk hingga rata.
- Tuangkan air soda sedikit demi sedikit hingga menjadi adonan yang encer. Tambahkan pewarna ijo, aduk rata lalu saring.
- Panaskan cetakan kue mangkok TANPA diolesi minyak kedalam dandang yang airnya sudah mendidih dan beruap banyak.
- Setelah cetakan panas, tuangkan adonan hingga hampir penuh. Kukus selama 20 menit hingga matang. Angkat dan dinginkan.
- Setelah dingin benar, kue mangkok akan lebih mudah dikeluarkan dari cetakan.

Sunday, March 18, 2012

Kue Pukis


Gara-gara pernah bikin pukis dan berujung jadi apem, aku jadi setuju ama pendapat ibuku klo pukis tuh enaknya pake kentang, mentega, santan dan kadang ditambahin susu kental manis. Walau mungkin ada yang bilang dengan bahan seperti itu bakalan jadi kue lumpur, tapi gak papa lah. Banyaknya telur yang dipakai dan ada tambahan ragi instant kan tetep pengaruh ke hasil jadinya. Hehee.... jadi sesuai selera aja.
Ibuku biasa bikin kue pukis tapi takarannya pake gelas blimbing jadi kadang ga pede mau niru. Browsing cari resep pukis dengan bahan seperti di atas ketemulah resepnya di sini. Beneran hasilnya lembut. Makasih sharing resepnya mbak Miming ^_^

Pukis
Sumber: mbak Miming

250 gr tepung terigu
2 btr telur
75 gr kentang kukus haluskan
100 gr gula pasir
1 sdt femipan/yeast
75 gr mentega, cairkan
1 sdm minyak goreng
400 ml santan kental sedang hangat
1 sdt garam
Keju, mises, selai, utk taburan

Cara membuat
Kocok telur dan gula, sp gula hancur *tdk perlu sampai mengembang*
Masukkan tepung, sambil diaduk
Tambahkan kentang dan santan bergantian, sambil diaduk rata
Lalu masukkan fermipan, aduk2 adonan
Terakhir masukkan mentega, minyak, dan garam, aduk terus sampai adonan licin dan rata
Diamkan adonan selama 30 menit
Panaskan cetakan pukis dg api kecil, oles sedikit minyak
Bila sdh cukup panas, masukkan adonan. Tutup adonan, tunggu hg permukaannya setengah matang
Beri irisan keju, mises, atau selai. Tutup kembali adonan
Angkat pukis setelah matang

Thursday, November 24, 2011

Bolu kukus

bolu kukus


Di rumah, krucils doyan banget ama bolu kukus. Sekali angkat dari kukusan, masing-masing bisa habis 3-4....hmm. Aku juga suka bikinnya karena tinggal dimix semua jadi satu. Yang bikin agak lama cuman ngukusnya yang musti dikit-dikit.
Sebelum ketemu resep yang ini, aku biasa pake resep blogku yang lama. Sama simplenya, sama oke hasilnya, bedanya cuman yang ini manisnya lebih pas buat aku dan air sodanya cukup 1 kaleng, ga nyisa ga kurang:) Ohya, jangan lupa pake api besar dan lapisi tutup kukusan dengan serbet bersih.

BOLU KUKUS MEKAR
By. Fatmah Bahalwan

Bahan :
225 gr gula pasir
2 btr telur
1 sdt cake emulsifier
250 gr tepung terigu
1 sdt baking powder (vi: ga pake)
150 ml air soda (sprite)

Cara membuat :
Siapkan cetakan bolu kukus, alasi dengan cup casesnya. Panaskan kukusan, biarkan uapnya banyak.
Campur semua bahan menjadi satu, kocok selama 10 menit hingga kental.
Ambil 4 sdm beri pasta pandan, aduk rata.
Tuangi cetakan dengan adonan 3/4 penuh, beri atasnya dengan adonan berwarna.
Kukus selama 20 menit.

Wednesday, October 19, 2011

Wingko

Wingko

Dulu pas masih tinggal di tanah air, klo lagi pengen wingko biasanya nunggu dapet oleh-oleh dulu dari teman atau saudara yang melintas di Lamongan atau Semarang. Walau kadang ga sesuai bayangan juga, wadah kertasnya gede ternyata isinya kecil udah gitu kadang kering (kalo ga mau dibilang udah jamuran). Begitu tinggal di luar klo lagi pengen wingko mau ga mau musti bikin sendiri daripada ngences tiada ujung. Udah nyoba wingko versi ndeso yang tanpa telur dan mentega, juga pernah coba yang dengan telur dan mentega. Dua-duanya oke menurutku, tinggal disesuaikan dengan selera. Foto di atas wingko yang pake telur dan mentega, sumber aslinya dari dapur mbak Herti tapi aku pake yang udah dimodifikasi di pawon mbak Ike. Thanks ibu-ibu baik hati untuk sharing resepnya :)

Wingko
Bahan:
200 gr tepung ketan
50 gr tepung kanji
350 gr gula pasir
250 gr kelapa muda parut
1/2 sdm garam
50 gr margarine, cairkan
250 cc santan kental
1 btr telur, kocok lepas

Olesan:
1 kuning telur

Cara membuat:
Alasi loyang 24x24 cm dengan alumunium foil, olesi margarine.
Campur tepung ketan, tepung kanji, gula pasir, kelapa dan garam.
Campur santan, margarine dan telur, tuangkan dalam adonan tepung.
Aduk rata, tuang dalam loyang.
Bakar dengan suhu 180C selama 30-45 menit.
Olesi permukaannya dengan kuning telur, kemudian bakar kembali 5-10 menit sampai kecoklatan. Bila menginginkan efek lebih kecoklatan di dua permukaan (atas dan bawah), bakar sesaat dengan api atas.

Thursday, September 30, 2010

KBB#19: Happy 3rd Anniversary KBB!!


Alhamdulillah, KBB udah merayakan hari jadinya yang ke-3. Banyak sekali ilmu yang udah kudapat dari KBB. Beberapa macam makanan yang sebelumnya gak kepikiran olehku untuk bisa bikin ternyata karena "terpaksa" akhirnya terbukti yeah.. I made it!! Ada kepuasan disitu. Sungguh keterpaksaan yang menyenangkan:)
Ada juga yang sebelumnya ga tertarik sama sekali untuk bikin, karena belum bisa menaklukkan.... sampai bikin 3 kali, sepertinya bakalan ada percobaan ke- 4, 5 dan berikutnya. Itulah kisah si maskaron yang gagal maning-gagal maning. Dan emang dari masing-masing percobaan itu ada ilmu yang didapet dan untungnya menunjukkan hasil ke arah yang lebih baik... *walah ini ngomongin maskaron kayak ngomongin politik*
Banyak suka duka saat bergabung dengan KBB, misalnya: deg-deg ser udah deket deadline ternyata gak punya alat dan bahan karena lagi pindahan, h2c saat udah mo deadline internet hilang sambungan, dll.
Wowkey beibey.... untuk KBB kali ini member bebas untuk bernostalgia dengan tantangan 1-19. Dan kupilih tantangan ke 1, karena saat itu belum join, tapi masih hitung kancing mo join KBB atau nggak. Untungnya mendapat petunjuk *ceilee* untuk join di tantangan ke 2.



Paris brest

Paris Brest
Sumber: AWW Wicked Sweet Indulgences
Tingkat kesulitan: Mudah. Untuk 16 buah.

Adonan Kulit
20g mentega,
¼ cup (60ml) air,
¼ cup (35g) tepung terigu,
1 btr telur

Cara Membuat :
Panaskan oven, suhu tinggi. Olesi 2 loyang datar dengan mentega atau alasi dengan baking paper. Campur mentega dengan air di panci, didihkan. Tambahkan tepung, kocok dengan sendok kayu hingga adonan lepas dari sisi panci. Angkat, pindahkan ke wadah lain, masukkan telur dan kocok hingga adonan lembut.

Buatlah 4cm lingkaran sebanyak 8 buah. Semprotkan adonan ke lingkaran sebelah luar, panggang dalam oven panas selama 7 menit (ini tergantung suhu oven masing-masing). Turunkan suhu hingga ke suhu sedang, panggang lagi selama 10 menit atau sampai cincin pastry-nya kecoklatan dan crisp. Belah pastry, horizontally, panggang lagi selama 5 menit atau sampai cincin mengering. Dinginkan dalam suhu ruangan.

Adonan Pastry Cream (Custard)
1 cup (250ml) susu,
½ batang vanili, belah dua,
3 btr kuning telur,
1/3 cup (75g) gula caster,
2 sdm tepung maizena

Cara Membuat :
Didihkan susu bersamaan dengan batang vanili. Angkat batang vanili setelah mendidih. Kocok kuning telur, gula dan tepung maizena dengan mixer hingga kental. Tambahkan susu sedikit demi sedikit. Masak lagi custard di atas api besar hingga mendidih dan adonan mengental (take care not to burn the custard!).
Sendokkan custard ke dalam piping bag, lalu semprotkan ke atas 16 cincin paruh tadi, tutup dengan separuh bagiannya lagi. Letakkan paris-brest ke atas loyang yang dialasi foil. Tuangkan toffee di atasnya dan susun atau taburkan almond iris (20g).

Toffee
1 cup (220g) gula caster,
½ cup (125ml) air

Cara Membuat :
Campur gula dan air, aduk hingga gula larut di atas api besar, lalu jika gula sudah larut, didihkan. Turunkan suhu api, terus masak toffee tanpa ditutup dan tanpa diaduk hingga warnanya coklat terang (kalo warnanya coklat tua atau kehitaman itu namanya gosong, bo!). Angkat dari api, biarkan dulu hingga gelembung udaranya habis.


Paris brest


Thursday, August 12, 2010

Bola-bola wijen a.k.a onde-onde tertawa


Kue jadul yang manis gurih.... klo bikin kue jadul biasanya resiko masak-masak sendiri makan-makan sendiri *dangdut modeon*. Untungnya kue jadul satu ini gak termasuk kategori di atas:)
Goreng dengan minyak hangat supaya bisa merekah dan tidak cepet gosong seperti dibawah ini:)).


Bola-bola wijen a.k.a Onde-onde tertawa
Sumber: Uji Dapur Nova

Bahan:
125 gr gula halus (vi: pake gula pasir juga ga masyalah)
25 gr mentega (vi: margarine pun ga dilarang)
2 butir telur ayam

250 gr terigu terigu protein rendah (vi: all purpose flour pun ocreh)
1 st baking powder

air secukupnya

100 gram wijen
minyak untuk menggoreng

Cara membuat:

1. Kocok gula halus dan mentega sampai putih. Masukkan telur satu per satu sambil terus dikocok sampai putih. Masukkan
tepung terigu, baking powder, dan garam aduk sampai rata.
2. Bentuk adonan jadi gulungan memanjang, potong jadi 25 bagian kemudian bulatkan.

3. Celupkan setiap bulatan ke dalam air lalu gulingkan ke wijen.

4. Goreng bola wijen dalam minyak yang tidak terlalu panas sampai matang kecoklatan.

Monday, February 16, 2009

(Donat Week NCC) Donat a la soft bread NCC

Ikutan meramaikan Donat Week NCC, kebetulan orang di rumah adalah para penggemar donat. Pernah nyobain juga donat kentang NCC yang enyak itu di sini, jadi kali ini pake resep soft bread NCC. Hasilnya...emang soft. Bikin 1 resep, sebagian dibikin donat dan sebagian lagi bikin roti. Niatnya bikin roti unyil ternyata setelah ngembang rotinya jadi gak unyil lagi.

Untuk tepung saya pake tepung all purpose. Dan buat membantu proses pengembangan biar gak kelamaan, adonan di mangkuk itu saya masukin ke dalam oven/microwave yang dibagian bawahnya diberi air panas. Ngembang deh:)
Gak pake topping macem-macem, cukup gula donat. Cara menikmatinya: cocol donat ke gula donat, gigit dengan penuh perasaan .....@_@.....so yummy scrammy donat laah!

Makasih NCC untuk resepnya yang ocreh:)


donat wtr
DONAT a la SOFT BREAD NCC
By Fatmah Bahalwan

Bahan :
500 gr tepung terigu protein tinggi
100 gr gula
100 gr mentega
11 gr ragi instant
½ sdt bread improver
4 btr kuning telor
300 ml air es ( sisakan yang 100 ml)
½ sdt garam


Cara membuat:
Campur semua bahan kering, kecuali garam, aduk rata ( penting nih, garam kalau langsung dicampur ragi maka adonan tak akan ngembang)
Masukkan air 200ml dan telur, aduk dan uleni sampai rata.
Masukkan mentega dan garam, uleni lagi sampai kalis elastis.
Adonan siap dibentuk-bentuk.
Diamkan adonan hingga mengembang 2 kali, lalu goreng hingga matang.
Catatan: sisa air 100ml buat jaga-jaga aja kalau adonan kurang lembek tambahkan sedikit demi sedikit

Tuesday, January 27, 2009

KBB#9: Classic Puff Pastry (Pate Feuilletee)


Dari beberapa peer KBB, tugas kali ini yang aku kerjain mepet deadline. Resep baru dibaca di akhir-akhir bulan trus langsung praktek. Rasanya banyak bener yang harus kukerjakan bulan ini, klo pas ada waktu kosong giliran bahannya yang ga ada. Ya sutralah...

Untungnya kekejar juga ngerjain tugas kali ini. Ngubek-ngubek dulu bocorannya di milis.
Syukurlah mbak Emma Isti udah berbagi tips dan triknya. Bingung baca resepnya yang pake cup dan pound, akhirnya aku pake ukuran gram yang kudapat di milis. Entah resep dibawah ini benar atau enggak, cuman yang aku bikin kemarin resepnya begitulah. Resep aslinya, perbandingan tepung (termasuk tepung maizena) dan mentega adalah 1:1. Nah catatanku di bawah ini bukan 1:1, tapi karena selisihnya cuman sedikit jadi gak begitu ngaruh ama hasil akhir. Kaleee....

Catatan di bawah ini sengaja kuposting di sini buat referensiku klo mo bikin lagi. Gak begitu beda ama resep aslinya disini,cuman buatku lebih mudah karena udah dikonversikan ke gram.

Sempet deg deg serr karena emang baru pertama kali bikin puff pustry. Baca resepnya kok panjang amat .... byuuuh tambang ngelu. Untungnya suhu mendukung karena disini lagi musim dingin. Saat manggang, ngintip kaca oven kegirangan karena yuhuuu ngembang euyy. Rasanya juga enyak, apalagi klo fresh from the oven. Krucilku juga suka. Untung cuman bikin setengah resep, klo bikin satu resep bisa-bisa mengancam timbangan badanku untuk senantiasa nambah.
Puff pastry diisi dan dibentuk sesuai selera. Ada yang manis, isi selai, nuttela, atau tabur gula. Dan yang asin diisi sosis, keju dan daging asap.

Croisant... croisant, dulu bikin kamu tuh cuman mimpi sekarang jadi kenyataan. Thanks a lot KBB.... my dream comes true because of you..ha..ha. Ga gabung KBB, ga berani-berani bikin puff pastry. ^_^


Dough

Bahan:
199 gr tepung terigu all purpose
28 gr maizena
28 gr unsalted butter dingin
1 sdt air jeruk lemon
1 sdt garam
110 ml air es

Cara:
1. Tepung, butter dingin dan garam aduk dengan ujung jari sampai berbutir.
2. Tambahkan air dingin dan air jeruk lemon ke dalam tepung. Penambahan air sebaiknya sedikit demi sedikit sampai adonan tidak lengket (tidak perlu kalis benar). Bentuk bulat.

3. Istirahatkan adonan dan dinginkan di kulkas kurleb 30 menit.


Photobucket

Butter block
Bahan:
199 gr unsalted butter dingin
28 gr tepung terigu all purpose

Cara:

Aduk semua jadi satu dengan sendok/spatula dan bentuk menjadi kotak. Simpan di kulkas kurleb 30 menit.


Photobucket

Langkah berikutnya aku contek dari sini. Giling, lipat, putar.....masuk kulkas dst

Photobucket

Photobucket

Tips dan trik mbak Emma Isti sekalian aku posting di sini biar gak ilang. Makasih untuk sharing ilmunya per-pastry-annya ya mbak...

Melipat dan menggilas :
1. Sebelum di rolled, dough yang telah didinginkan di keluarkan dulu udaranya. dengan cara di tekan/diuleni sebentar.
2. Rolled dough sesuai dengan ukuran butter block.
3. pastikan konsistensi butterblock cukup elastis sebelum dibungkus dengan dough sehingga mudah di rolled. butterblock keras menyebabkan adonan bocor, butterblock lembek, akan licin saat di gilas dan adonan bisa robek.
4. rolled sesuai petunjuk dan istirahatkan setelah selesai proses rolling dan selesaikan sebanyak turn yang diminta.
5. supaya tidak lupa/ada turn yang terlewatkan, sebaiknya tiap turn ditandai.

Pembentukan dan pemanggangan :
1. gunakan pisau tajam untuk memotong dough dan kondisi dough sebaiknya dingin.
2. panaskan oven 205 (oven gas) kalau pakai api atas bawah, 220 api kalau api bawah saja.
3. panggang 15 menit dengan suhu tinggi, kemudian lanjutkan pemanggangan dengan suhu yang lebih rendah (180 ) derajat hinggak coklat kekuningan.

puff pastry2

puff pastry KBB

Ibu host, mbak Rahmah dan Mae, terima kasih ya buat logo lulusnya:) Selamat lembur bikin round-up...



Monday, June 23, 2008

Bolu sakura

Jajan pasar emang tiada matinya, selain karena ada unsur nostalgia ke masa kecil juga rasanya yang emang enak. Bolu sakura termasuk salah satunya. Satu resep dibawah jadinya lumayan banyak, kurleb 30-an. Bikinnya mudah, rasanya juga oke.







Bolu sakura
Sumber : Majalah Femina

Bahan :
500 gr gula pasir (bisa diganti gula palem atau brown sugar)
500 ml air matang
220 ml telur ayam
100 gr mentega, lelehkan

Ayak :
450 gr terigu bergluten sedang (misalnya : segitiga biru)
1 sdm baking powder
1 sdm soda kue

Cara membuat :
1. Siapkan cetakan bolu sakura, samir dengan mentega hingga rata. Taburi dengan sedikit terigu. Sisihkan.
2. Masak 250 gr gula pasir hingga jadi karamel. Tuangi air, jangan diaduk. Masak hingga mendidih. Angkat. Sisihkan.
3. Kocok telur dengan sisa gula pasir hingga kental dan mengembang. Tuangi gula karamel sambil kocok dengan kecepatan rendah hingga rata.
4. Masukkan terigu, aduk rata. Tambahkan mentega cair secara bertahap sambil aduk perlahan hingga rata.
5. Tuangi adonan ke dalam cetakan hingga 3/4 cetakan. Kukus selama 15 menit hingga matang. Angkat. Keluarkan dari cetakan.


Thursday, June 12, 2008

Donat kentang

Klo lagi bikin bikin donat ini, udah gak inget yang namanya diet *kayaknya bikin apa aja juga lupa diet*. Barusan diangkat dari penggorengan, nunggu dingin bentar terus dicocolin ke gula donat.......hmmm...yummy! Bikin setengah resep bisa jadi 12, murmer khan?!

donat kentang

Donat Kentang
Sumber: Fatmah Bahalwan

Bahan:
500 gr tepung terigu protein tinggi
50 gr susu bubuk
11 gr ragi instant
200 gr kentang, kukus, haluskan dan dinginkan
100 gr gula pasir
75 gr mentega
½ sdt garam
4 btr kuning telur
100 ml air dingin

Cara membuatnya:

1. Dalam wadah, campur tepung terigu, gula, susu bubuk, ragi instant, aduk rata, masukkan kentang halus, tuang telur dan air dingin, uleni hingga rata dan setengah kalis.
2. Beri mentega dan garam, uleni terus hingga kalis elastis. Istirahatkan 15 menit.
3. Bagi adonan, masing-masing 50 gr, bulatkan. Diamkan 20 menit, hingga mengembang.
4. Lubangi tengahnya, menjadi bentuk donat, segera goreng sampai kuning kecoklatan.
5. Angkat, tiriskan. Taburi gula donat, atau hias dengan coklat.

Tuesday, June 3, 2008

Bitterbalen


Cemilan kesukaan nak-kanak, termasuk maknya, yang dah sering aku bikin. Bahkan saking seringnya si bibi (dulu) dah gak pake resep, tinggal cemplang cemplung.

Klo pake susu bubuk jangan kebanyakan susunya karena bukannya enak malah eneg.....iya pengalaman pribadi he...he..he. Supaya gak kelamaan ngebuletinnya, bentuk adonan menjadi bulat panjang dan potong-potong pake sendok. Berikutnya tinggal dirapiin. Bisa disambi dengan nonton tipi khan?!Karena bentuknya yang mut-imut, memanirnya cukup dikopyok (eyd?) di dalam plastik berisi tepung panir trus masukkan ke telur dan kopyok lagi. Khalaz deh:)


Bahan:
0,5 bh bawang bombay ukuran sedang, potong kecil-kecil
3 sdm margarin
150 gr daging ayam, potong kecil-kecil
100 gr jamur merang, atau 1 kaleng ukuran kecil jamur, potong kecil-kecil
1 batang wortel ukuran sedang
100 gr tepung terigu
250 ml susu cair
1,5 sdm gula pasir
1 sdt garam
merica secukupnya
penyedap rasa (royco/masako)

Paniran:
Putih telur atau telur antero juga gpp
Tepung panir

Cara membuat:
1. Tumis bawang bombay dengan margarin, setelah harum masukkan daging ayam, aduk sampai berubah warna. Tambahkan garam, gula, merica dan penyedap
2. Masukkan wortel aduk sampai wortel dan matang. Setelah matang tambahkan jamur. Aduk rata.
3. Tambahkan tepung ke dalam campuran di atas, setelah rata tambahkan susu. Aduk sampai tepung matang dan cicipi sampai bumbu pas. Dinginkan
4. Bentuk bulat-bulat5. Masukkan bulatan ke tepung panir kemudian ke telur dan panir kembali dengan tepung panir.6. Goreng sampe kekuningan jangan kegosongan :)